"/> Konsultan Manajemen Bisnis dan Consultant ISO

Jasa Konsultan Penilaian Kinerja | Performance appraisal | Konsultan HR


Penilaian Kinerja / Performance appraisal | Konsultan HR

Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas dan profesionalitas pegawainya, Itu sebabnya untuk menjaga kualitas guna meningkatkan produktifitas, organiasi perlu melakukan penilaian kinerja bagi para pegawainya. Pada prinsipnya  Performance appraisal atau penilaian kinerja untuk efektifitas manajemen HR / SDM organisasi dan evaluasi pegawai. Dengan Performance apraisal akan membantu dalam mengembangkan potensi diri para pegawai baik secara sikap, perilaku dan motivasi yang diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan produktifitas kerja. Organisasi yang sadar betul arti penting sebuah kualitas SDM untuk meningkatkan kinerja organisasi pasti secara berkala melakukan penilaian kinerja / Performance appraisal, Karna dengan melakukan Penilaian Kinerja / Performance appraisal maka organisasi mampu mempetakan, mengetahui kopetensi masing masing pegawai  yang bisa dijadikan dasar dalam rencana strategis perencanaan dan pengembangan manajemen SDM terkait dengan pelatihan, pengembangan, perencanaan karir, system grading, penggajian dan semua hal terkait dengan manajamen HR.

Kami Aryasentra Consulting dipercaya banyak organisasi diberbagai bidang baik pemerintah maupun swasta dalam melakukan pembenahan system manjemen HR / SDM terutama terkait dengan  Penilaian Kinerja / Performance appraisal pegawai. Untuk konsultasi terkait dengan Penilaian Kinerja / Performance appraisal pegawai silahkan hubungi kami di telp. 021- 2930 5166, 2751 4236, Hp/Wa. : 0812 9311 1959
Share:

Training SERVICE EXCELLENCE

SERVICE EXCELLENCE
(Pelayanan Prima)

Pelayanan prima adalah ‘memberi’ dalam hal-hal yang kecil secara terus menerus, hingga itu akhirnya berdampak besar pada waktunya. Pernahkan terlintas dipikiran Anda, betapa pentingnya budaya pelayanan dalam suatu organisasi kecil maupun organisasi besar antar semua pihak yang berada di dalamnya (internal) maupun terhadap Pelanggan/Nasabah (eksternal)? Pelayanan yang dimaksudkan dalam hal ini secara umum adalah suatu proses yang melibatkan tanggung jawab, integritas dan emosi per individu yang berlandaskan kepada kode etik, etos kerja dan hukum publik yang berlaku di organisasi tersebut khususnya dan yang berlaku di negara ini pada umumnya. Dalam pelatihan ini Anda akan mempelajari tentang bagaimana bertingkah laku dan berkomunikasi dalam konteks ‘Pelayanan Prima’ secara efektif di tempat kerja termasuk dengan kolega dan pelanggan, bagaimana menyediakan bantuan kepada pelanggan di dalam dan di luar perusahaan, serta bagaimana memelihara dan mengembangkan standar kerja dalam satu team work yang solid dan handal untuk mewujudkan everlasting customer, baik internal (kolega, atasan dan bawahan) maupun eksternal.

Tujuan Pelatihan
  • Membantu membangun budaya pelayanan yang berkualitas sehingga menjadikan pelayanan yang prima (Service Excellence) sebagai tujuan dan sasaran utama bagi individu dan organisasi.
  • Membantu mengarahkan pemahaman terhadap teknik komunikasi dan strategi etika pelayanan baik secara internal maupun eksternal di dalam organisasi untuk dapat memaksimalkan harapan pelanggan. 
  • Membantu meningkatkan etika kerja yang objektif melalui kompetensi dan perilaku profesionalisme yang tinggi berdasarkan nilai-nilai budaya kerja yang etis.


Materi Bahasan :
I. Pengertian dan Tujuan Pelayanan Prima
II. Prinsip Dasar Kode Etik dalam Pelayanan Prima
• Mengenali Potensi Diri dan Meningkatkan Kualitas Diri
• Komunikasi Efektif dalam organisasi (internal dan eksternal)
• Menghadapi dan Mengatasi Permasalahan Pelanggan Dengan Efektif
• Memelihara dan Meningkatkan Hubungan Yang Baik (internal dan eksternal)
• Penerapan Pelayanan Prima sebagai Upaya Pencapaian Kepuasan Pelanggan

Metode Pelatihan :
Program pelatihan 1 hari (@8 jam)
Ceramah, roleplay, video training, diskusi, dan games

Untuk informasi mengenai training Service Excellence, hubungi Aryasentra Training Center di telp : 021 – 2930 5166 ( Hunting )
Share:

Jasa Konsultan ISO 45001 - Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( K3)

Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja ( K3 )

Meningkatnya sektor industri dan perdagangan global memunculkan tantangan baru dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja, hal inilah yang mendorong International Organization for Standardization ( ISO ) pada bulan maret 2018 menerbitkan standard baru untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja penganti OHSAS 18001 yaitu ISO 45001 untuk semua organisasi diberbagai sektor, ISO 45001 diharapkan bisa menjadi tolok ukur global dan meningkatkan standar sistem kesehatan dan keselamatan guna menjadikan tempat kerja yang lebih sehat dan lebih aman untuk semua pihak. Dengan diterbitkannya ISO 45001 Standard baru untuk sistem kesehatan dan keselamatan kerja ( K3 ) maka sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja OHSAS 18001 akan ditarik. Dengan penerapan ISO 45001 diharapkan akan mendorong pengembangan sistem K3 yang sistematis mengingat konteks dalam standar ISO 45001 ini lebih luas terkait dengan identifikasi risiko, peluang, persyaratan hukum dan masih banyak lagi yang lainnya sehingga akan membantu suatu organisasi untuk menanamkan sistem K3 yang kuat sehingga mampu membantu memperbaiki sistem kinerja K3. Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja ( K3 ) ISO 45001 mengunakan prinsip PDCA  ( Plan-Do-Check-Act ) yang memudahkan organisasi dalam membuat kerangka kerja  dan merencanakan apa yang perlu mereka lakukan ditempat kerja untuk mencegah/meminimalkan terjadinya resiko kecelakaan kerja.
Dibandingkan dengan sistem manajemen k3 sebelumnya yaitu OHSAS 18001, ISO 45001 lebih luas cakupannya, dimana dalam Standard sistem ISO 45001 terdapat 10 klausul, diantaranya :
1.        Scope
2.        Referensi Normatif
3.        Istilah dan Definisi
4.        Konteks Organisasi
5.        Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja
6.        Perencanaan
7.        Dukungan
8.        Operasi
9.        Evaluasi Kinerja
10.    Peningkatan

Dalam penerapannya ISO 45001 lebih mudah untuk diintegrasikan dengan sistem manajemen ISO lainnya seperti sistem manajemen Mutu ISO 9001 dan ISO 14001 untuk manajemen lingkungan. Namun demikian kunci sukses penerapan sistem manejemen kesehatan dan keselamatan kerja ISO 45001 ini akan ditentukan oleh peran aktif dari semua pekerja dan semua pihak dalam organisasi, itu sebabnya dibutuhkan komitmen yang kuat untuk menerapkan sistem ISO 45001 dalam organisasi.

Manfaat menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja ISO 45001 :

1.    Perlindungan Pekerja
  Tujuan inti penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau  K3 adalah memberi perlindungan kepada pekerja. Bagaimanapun, pekerja adalah asset perusahaan yang harus dipelihara dan dijaga keselamatannya. Pengaruh positif terbesar yang dapat diraih adalah mengurangi angka kecelakaan kerja.

2.    Mencegah terjadinya kecelakaan kerja serta Mengurangi biaya pengeluaran  
   Dengan menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau  K3, kita dapat mencegah  terjadinya kecelakaan, kerusakan atau sakit akibat kerja. Dengan demikian kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang ditimbulkan akibat kejadian tesebut.

3.    Patuh terhadap peraturan hukum
   Dengan menereapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja ISO 45001, berarti organasi telah melaksanakan peraturan pemerintah yang mewajibkan setiap organisasi yang proses bisnisnya bisa berdampak terhadap K3 wajib menerapkan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja

4.    Menjadikan sistem manajemen lebih efektif
   Salah satu bentuk nyata yang bisa kita lihat dari penerapan  sistem manajemen  kesehatan dan keselamatan kerja ISO 45001 adalah adanya prosedur  terdokumentasi. Dengan adanya prosedur, maka segala  aktivitas dan kegiatan yang terjadi akan terorganisir, terarah dan berada dalam koridor yang teratur. Rekaman-rekaman  sebagai bukti penerapan sistem disimpan untuk memudahkan pembuktian dan identifikasi akar masalah ketidaksesuaian.

Untuk konsultasi ISO 45001 dan training ISO 45001 hubungi :
Aryasentra Consulting
Telp. 021-29305166
Share:

Manajemen anti KORUPSI - ISO 37001 | Jasa Konsultan ISO 37001 BERGARANSI



Manajemen anti SUAP / anti KORUPSI - ISO 37001

Penyuapan dan Korupsi merupakan salah satu masalah utama yang sedang dihadapi oleh banyak negara terutama Indonesia saat ini, Penyuapan dan praktek korupsi merupakan fenomena yang luas. Hal ini menimbulkan kepedulian yang serius dalam sosial, moral, ekonomi, dan politik,mengacaukan tata kelola pemerintah yang baik, mengurangi pengembangan dan mendistorsi kompetisi. Hal ini akan mengikis keadilan, merusak hak asasi manusia dan menghambat pengentasan kemiskinan. Hal ini juga meningkatkan biaya melakukan bisnis, menimbulkan ketidakpastian pada transaksi komersial, meningkatkan biaya barang dan jasa, mengurangi mutu produk dan jasa, yang mengarah pada kehilangan nyawa dan harta, merusak kepercayaan institusi dan mengganggu keadilan serta efisiensi operasi pasar.

Sebagai bentuk Kepedulian dan keprihatihan terhadap masalah global ini, Organisasi Internasional untuk standardisasi ( ISO ) pada tanggal 14 Oktober 2016 mengeluarkan Standard sistem manajemen anti suap dan Anti Korupsi ISO 37001. Begitu juga pemerintah Indonesia dalam mengatasi masalah penyuapan dan korupsi ini melakukan terobosan dengan mengeluarkan Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017. Instruksi ini ditujukan kepada seluruh kementerian dan lembaga pemerintah pusat dan kepada pemerintah daerah untuk melakukan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi, dari berbagai aspek sesuai karakteristik tupoksi instansi masing-masing. Terkait dengan instruksi tersebut BSN sebagai Badan standardisasi Nasional juga telah mengadopsi Standar ISO 37001 ini menjadi SNI ISO 37001 : 2016. ISO 37001 merupakan sistem manajemen anti korupsi atau anti penyuapan ini dirancang untuk menanamkan budaya anti suap dalam suatu organisasi. ISO 37001 memberikan persyaratan dan panduan untuk membangun, menerapkan, memelihara dan memperbaiki sistem manajemen anti penyuapan.

Sistem manajemen ISO 37001 mampu mengidentifikasi standar manajemen untuk membantu organisasi atau lembaga pemerintahan dalam memerangi korupsi, dengan membangun budaya integritas, transparansi dan kepatuhan. Menggunakan pendekatan berbasis risiko, ISO 37001 memungkinkan organisasi / lembaga pemerintahan untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang mitra bisnis dan pihak ketiga, dengan memahami dan proaktif mengelola risiko yang akan hadir dari hubungan kerjasama tersebut. Dalam implementasinya sistem ISO 37001 bisa menjadi sistem yang berdiri sendiri atau bisa diintegrasikan ke dalam sistem manajemen yang sudah diterapkan seperti Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dan sistem manajemen ISO lainnya.

Aryasentra Consulting divisi ISO sebagai Jasa Konsultan ISO 37001 siap membantu organisasi / lembaga yang akan menerapkan sistem manajemen anti suap / anti korupsi ISO 37001, didukung tenaga konsultan berpengalaman kami sukses membantu banyak organisasi / lembaga pemerintahan dalam menerapkan ISO 37001. 

Info lebih lanjut Jasa Konsultan ISO 37001  hub.:
Telp. 021 - 2930 5166, HP./WA : 0812 9311 1959
Share:

Konsultan Bisnis Peraih The Best Improvement Business Consulting Company of The Year

Aryasentra Consulting meraih Penghargaan ” The Best Improvement Business Consulting Company of The Year “ 

Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana banyak perusahaan asing yang memiliki capital market yang besar masuk di republik ini tentu akan menjadi pesaing yang berat bagi perusahaan yang tidak berlandaskan atau tidak memiliki sebuah konsep, strategi yang jelas serta sistem manajemen yang baik, oleh karnanya jika perusahaan ingin mampu bersaing wajib memiliki konsep, strategi bisnis yang jelas serta memiliki sebuah sistem manajemen yang baik dalam tata kelola bisnis yang dijalankan. Tidak sedikit pelaku bisnis di republik ini yang kesulitan dalam membuat dan meramu sebuah konsep dan strategi bisnis, oleh karnanya akan lebih tepat dalam memasuki persaingan ketat seperti sekarang ini, perusahaan dapat memaksimalkan peran Konsultan Bisnis ( Business Consultant ) untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai tata kelola, strategi bisnis, pengelolaan sumberdaya manusia yang tepat agar mampu kompetitif di era persaingan bebas seperti sekarang ini.

Peran Konsultan Bisnis ( Business Consultant ) bagi pelaku bisnis dalam persaingan bisnis yang ketat sangat vital, Konsultan Bisnis ( Business Consultant )  dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas akan membantu mempermudah pelaku bisnis   dalam membenahi sistem manajemen dari a-z guna mempermudah perusahaan dalam mencapai target dan sasaran yang diinginkan. Konsultan Bisnis ( Business Consultant ) akan memberikan arahan, bimbingan serta menjadi teman/ mitra bagi pelaku bisnis, sehingga ketika ada hal atau kendala yang dihadapi  oleh pelaku bisnis dalam mengelola dan menjalankan bisnisnya  maka bisa dikonsultasikan pada Konsultan Bisnis ( Business Consultant ) tentang bagaimana cara dan jalan keluarnya mengatasi kendala / masalah tersebut.

Kami aryasentra Consulting perusahaan konsultan bisnis dan manajemen sistem ( ISO Standard ) yang didukung oleh tenaga konsultan bisnis / tenaga ahli tetap yang berpengalaman diberbagai bidang  jasa baik industri maupun jasa, siap membantu pelaku bisnis  dalam membuat konsep, strategi bisnis yang tepat serta membantu pembenahan sistem manajemen bisnis, Manajemen ISO, manajemen SDM, manajemen keuangan, dll yang selama ini menjadi kendala pelaku bisnis. Kami memiliki metode pendekatan konsultasi yang berbeda dengan konsultan bisnis lainnya sehingga kami jamin apa yang akan kami lakukan dan  hasil yang akan didapatkan oleh pelaku bisnis sesuai dengan apa yang pelaku bisnis harapkan. Sebagai bentuk tanggungjawab kami, kami tidak hanya sebatas membimbing, mengarahkan dan membangun sistem untuk improvement saja, namun kami juga memberikan monitoring guna memastikan sistem yang sudah dibangun benar -benar dijalankan.

Sebagai bukti kinerja kami selama ini, pada tanggal 4 maret 2016, Aryasentra Consulting mendapat penghargaan “INDONESIAN IMPROVEMENT AWARD 2016” kategori “The Best Improvement Business Consulting Company of The Year”. Penghargaan ini merupakan rekomendasi dari Kementerian RI, LSM dan swasta dengan harapan semakin meningkatkan kinerja dan kreativitas pribadi, institusi maupun perusahaan. Metodologi dan pengukur penilaian penghargaan dilandaskan pada beberapa kriteria seperti kualitas, inovasi, performa, akuntabilitas, kepedulian serta Research yang dilakukan oleh Majalah Indonesian Inspire di Jabodetabek dan beberapa kota besar lainnya.
Perolehan penghargaan ini merupakan bukti pencapaian yang dihasilkan dari continous improvement dan inovasi layanan yang senantiasa kami upayakan dalam meningkatkan quality of service excellent kepada seluruh Client Aryasentra Consulting dan penghargaan ini juga sebagai wujud komitmen  Aryasentra Consulting dalam memberikan pelayanan prima  dengan mengutamakan kualitas, profesionalisme dan kehandalan serta tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga mampu memberikan solusi terbaik atas  kebutuhan client guna meningkatkan pertumbuhan bisnis client. kami  mengucapkan banyak terima kasih kepada Stakeholder, mitra kerja dan semua client- client kami atas kepercayaan yang diberikan kepada Aryasentra Consulting sehingga Aryasentra Consulting mampu mendapatkan penghargaan ini.

============================================================================

Share:

Pelatihan / Training Analisa Jabatan

ANALISA JABATAN
(Melalui Job Evaluation & Job Grading)

Pekerja atau karyawan yang memiliki produktivitas dan loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan merupakan dambaan setiap perusahaan. Produktivitas dan loyalitas yang tinggi sangat dipengaruhi oleh jabatan seorang karyawan. Salah satu titik kritis dan strategis adalah analisis jabatan. Merumuskan jabatan secara akurat adalah salah satu unsur penting dalam pengembangan organisasi di suatu perusahaan.  Makna jabatan bagi suatu perusahaan perlu ditentukan untuk melihat keterkaitannya dengan lingkup kerja, bobot kerja, kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berkinerja secara optimal di dalam suatu jabatan.

Filosofi yang ada di belakang penilaian jabatan di suatu perusahaan akan sangat menentukan format jabatan seperti apa yang akan digunakan.  Penilaian jabatan menjadi faktor yang dapat membantu organisasi dalam menentukan sistem ke-HRD an terutama sistem pengupahan yang akan diterapkan. Sistem penilaian bobot kerja dapat memberikan justifikasi yang adil pada saat memberikan penghargaan berupa gaji dan fasilitas bagi karyawan. Pelatihan ini akan dimulai dengan pembahasan konsep mengenai jabatan dan kaitannya dengan desain organisasi, sebelum masuk pada salah satu fungsi Analisis Jabatan, yaitu untuk pemberian bobot dan pengembangan sistem grading dan kompensasi.

Karena demikian strategisnya analisa jabatan, maka diperlukan suatu kegiatan pembelajaran yang memberikan pemahaman kepada para praktisi HR atau OD yang akan membantu mereka dalam menganalisis jabatan secara komprehensif, tahap demi tahap, mulai dari persiapan sampai penyusunan job grading & salary structure sehingga layak untuk konsumsi user department.

Tujuan Pelatihan :
Share:

Pelatihan / Training Manajemen SDM, HR Manajemen

Pelatihan / Training Manajemen SDM

Mempunyai tenaga kerja Terampil, Profesional, berprestasi merupakan dambaan setiap organisasi.  Kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM ) sangat menentukan kinerja dan pengembangan organisasi, memiliki SDM yang berkualitas  tentu akan menjadi nilai tambah yang akan memudahkan organisasi mencapat target dan sasaran yang diinginkan, Kesadaran akan arti penting kualitas dan produktivitas SDM akan mampu membawa organisasi menjadi lebih baik. Dalam penyediaan SDM tidak hanya sebatas rekruitmen namun organisasi harus  memiliki cara yang sistematis dan paham tentang sistem manajemen pengembangan SDM, sehingga kualitas SDM yang dimiliki benar-benar kompeten di bidangnya masing-masing. Sistem pengembangan SDM yang baik tentu dapat menjadi sumber untuk pengelolaan SDM dalam organisasi  dimana hasil yang akan didapatkan adalah bisa membantu perusahaan untuk merencanakan dan melaksanakan program – program lain dengan lebih tepat, cepat dan efektif. Pertanyaannya sekarang bagaimana cara menciptakan dan mencetak SDM yang unggul dan berkualitas? Langkah awal yang  bisa dilakukan adalah dengan menyusun program pengembangan SDM seperti :

1.    Program Pelatihan dan Pengembangan SDM  
Dengan membuat program ini organisasi akan mampu mengetahui  dan mengindentifikasi pelatihan apa saja yang harus di berikan pada karyawan yang dimiliki agar si karyawan mampu mencapai target dan standar prestasi yang di tetapkan.

2.    Program Kaderisasi & Pengembangan Karir
Dengan program ini organisasi dapat  mengindentifikasi  siapa saja karyawan yang mempunyai potensi untuk menduduki sebuah jabatan yang lebih tinggi dimasa yang akan datang. Tentu saja hal ini diukur dari penilaian prestasi kerja karyawan itu sendiri.

3.    Program Pembinaan Karyawan
Dengan program ini organisasi dapat meneliti hambatan yang di hadapi oleh karyawan yang ada dalam peningkatan prestasinya, bila ternyata ditemukan hambatannya bukan kemampuan tapi kemauan, maka atas dasar hasil kinerja, program pembinaan yang tepat dapat dilakukan.
Aryasentra Consulting sebagai perusahaan yang fokus dalam bidang konsultan manajemen, siap membantu semua organisasi dalam konsultasi dan pelatihan / training manajemen SDM. Tenaga ahli yang kami miliki semua berpengalaman dan memiliki sertifikasi kopetensi di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Training of Trainer (TOT), maupun Asesor Kompetensi dari BNSP dan juga mempunyai lisensi sebagai trainer dan Asesor dari BNSP
Berikut layanan training / pelatihan Aryasentra Consulting dalam manajemen SDM, Diantaranya sebagai berikut:

1.   Human Resources Management
2.      CSR, Comdev, & General Affair
3.      Self Development
  •     Pelatihan / Training Kepemimpinan
  •     Pelatihan / Training Seven Habbits
  •     Pelatihan / Training Pencarian Minat, Bakat, Kepribadian, dan Kecerdasan  Natural melalui Analisis Sidik Jari bagi Pelajar/Anak Didik (Analisis Psikobiometrik dengan akurasi 70% – 90%)
Share:

Training 5S



Meningkatkan Produktifitas kerja dengan 5S / 5R

Upaya peningkatan produktivitas merupakan salah satu cara menciptakan daya saing perusahaan menuju era globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas. Dorongan keinginan perusahaan untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan waktu yang terbatas menuntut upaya manajemen perusahaan terus mampu mengembangkan sumber daya manausia agar mampu bersaing di area global. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktifitas ialah dengan konsep  5S, yakni dengan membangun budaya bersih , rapih, nyaman dan sehat yang merupakan impian semua setiap perusahaan. Konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke) atau di Indonesia dikenal dengan 5R (Rajin, Rawat, Resik, Rapi, Ringkas ) ini sederhana, mudah dipahami sehingga menjadi langkah awal dalam membangun budaya kerja yang baik dilingkungan kerja. Jika diartikan secara luas 5S ini merupakan langkah / cara dalam memanfaatkan tempat kerja (yang mencakup peralatan, dokumen, bangunan dan ruang) untuk melatih kebiasaan para pekerja agar selalu disiplin, rapi dan bersih dalam bekerja dengan menjalankan konsep 5 S yaitu :  
1.      Seiri  / Ringkas :
 Membuang barang yang tidak diperlukan, Mengklasifikasi barang  sesuai  kepentingannya
2.      Seiton / Rapi       
Mengatur tempat untuk meletakkan alat / barang penting  agar mudah ditemukan   dan digunakan.
3.      Seiso / Resik 
Memastikan area kerja bersih dari debu, benda  asing, kontaminasi, dll.
4.      Seiketsu / Rawat 
Memelihara dan memperbaiki kegiatan 3S  ( Seiri, Seiton dan Seiso )
5.      Shitsuke / Rajin  
Memastikan karyawan terbiasa dengan perilaku disiplin

Gerakan 5S / 5R (Rajin, Rawat, Resik, Rapi, Ringkas )  merupakan langkah – langkah menuju efisiensi dan efektifitas suatu proses produksi yang juga merupakan prinsip dari produktifitas. Penerapan konsep 5S/5R  juga merupakan landasan kokoh dalam menghadapi persaingan di pasar global. Konsep ini juga merujuk untuk mengimplementasikan budaya tentang bagaimana seseorang memperlakukan tempat kerja secara benar karena tempat kerja yang tertata rapi, bersih, dan tertib memudahkan pekerjaan perorangan.

Apa hubungannya 5S/5R dengan Produktifitas dan Kualitas Kerja ?
Share:

Training ISO

Publik dan Inhouse Training ISO

Sebagai lembaga pelatihan yang profesional, Aryasentra Training Center ( divisi Training Aryasentra Consulting ) telah dipercaya banyak lembaga dan organisasi Untuk pelatihan MANAJEMEN ISO Standard seperti ISO 9001:2015 & ISO  14001:2015, ISO 22000, K3, HSE dan manajemen sistem lainnya . tenaga pengajar / Trainer kami didukung para trainer berpengalaman dalam mendevelop serta mengimplementasikan sistem manajemen ISO dan manajemen sistem lainnya.

Manfaat Pelatihan
  • Memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada para peserta dalam melaksanakan kegiatan internal audit di organisasi berdasarkan klausul 9.2 ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015.
  • Peserta memahami fungsi kegiatan internal audit sebagai salah satu tool continual improvement bagi organisasi.
  • Peserta mampu mengembangkan sistem manajemen perusahaan yang baik berdasarkan standar baru ISO 9001:2015 dan ISO 14001: 2015
  • Mampu mengidentifikasi potensi masalah, pencegahan, dan respon dalam menangani masalah melalui konsep PDCA, Process Approach, Risk Based Thinking, dan Life Cycle Prespective.
  • Membantu organisasi meningkatkan keuntungan organisasi melalui efektifitas dan efisiensi organisasi serta image/citra positif organisasi.
  • Membantu organisasi meningkatkan daya saing dengan kinerja sistem manajemen mutu & lingkungan yang lebih baik.
JENIS PELATIHAN (PUBLIC TRAINING DAN INHOUSE TRAINING)  :
Share:

Client Kami

Aplikasi Aryasentra

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Label